Sleep and Your Child's Performance in School

Tidur atau istirahat malam sangat penting untuk kesehatan dan kinerja manusia, dan ini jauh lebih penting bagi anak muda dari pengembangan fisik, emosi dan intelektual mereka. Penelitian ilmiah telah menjelaskan bagaimana "... hasil tidur yang tidak memadai akan menghasilkan tubuh yang lelah, sulit focus akan suatu hal, menghasilkan expressi yang negatif (lekas marah dan frustrasi mudah), dan kesulitan mengendalikan keinginan dan emosi . Dalam beberapa kasus gejala-gejala ini dapat menyerupai gangguan attention-deficit / hyperactivity. "(1).   Dalam era dimana prestasi sangat penting harus dimulai dari kesehatan dasar emosional anak dan harga diri untuk kesuksesan karir masa depan mereka, masalah tidur muncul sebagai kesehatan utama dan menjadi faktor kinerja untuk anak-anak dan kaum muda di seluruh dunia.

Perkiraan para Ahli mengenai masalah tidur di berbagai kelompok umur agak berbeda tetapi semua menyetujui bahwa tidur adalah masalah yang besar dan semakin berkembang. Salah satu peneliti menyatakan pada tahun 2008 , "lebih dari lebih dari 2 / 3 dari semua anak memiliki beberapa jenis masalah tidur," (2) dan seorang peneliti Australia mengatakan hampir 25% kategori usia enam dan tujuh tahun mengalami kesulitan tidur.(3) Pendapat Pakar lain yang mempunyai pengalaman yang luas dalam sistem sekolah Amerika Serikat menyatakan bahwa, "Dokter dan psikolog memperkirakan bahwa sebanyak 30% dari anak-anak mungkin memiliki gangguan tidur pada beberapa masa selama masa kanak-kanak." (4)

Dengan semua gangguan itu, segala tuntutan dan ketegangan dalam kehidupan anak muda, dengan gelombang "suara elektronik" dari Face Book, Twitter, internet, ponsel, video game, komputer untuk belajar dan hiburan serta televisi telah membombardir anak-anak kita, era instan komunikasi menyebabkan beberapa orang muda “takut” untuk tidur karena mereka takut ada sesuatu yang terlewatkan. Ditambahkan lagi gangguan dari produk elektronik menurunkan aktivitas fisik yang sering kali menjadi produk sampingan atau lebih dikenal dengan "e-aktif", seperti diet gula dan kafein, serta semua tekanan sosial yang menyertai perkembangan tahun, hal ini sangat dilihat Mengapa tidur yang sehat yang memadai memang masih sulit bagi orang-orang muda untuk dicapai..

 
Konsekuensi dari masalah tidur adalah sangat luas dan seringkali terasa berat, dan dapat mempengaruhi perilaku dan kinerja di sekolah. 
Peneliti terkemuka telah mengidentifikasi serangkaian konsekuensi negatif termasuk yang berikut:
• "Poor Sleepers" bermakna gagal memenuhi persyaratan di tingkat kelas mereka;
• Kelelahan yang disebabkan oleh tidur yang buruk atau kurangnya waktu tidur merupakan faktor kuat kegagalan sekolah;
* Siswa-siswa dengan nilai yang lebih baik dilaporkan memiliki jam tidur lebih pada hari sekolah dibandingkan dengan siswa dengan nilai yang lebih rendah; kebiasaan tidur yg lebih buruk membuat sebagian besar siswa bernilai C atau lebih buruk dari para siswa dengan nilai A dan B;
• Tidur, kebiasaan makan, mood, stres, manajemen waktu, dan dukungan sosial, dicatat sebagai  varians terbesar di titik rata-rata kelas di kalangan mahasiswa;
• Murid SMU dengan waktu mulai belajar lebih awal (7:40 dibandingkan dengan 08:30) dilaporkan memiliki jam tidur malam yang lebih pendek selama sekolah dan mempunyai masalah tidur lebih banyak, lebih sering merasa kelelahan di siang hari dan mengantuk, lebih sulit berkonsentrasi dan kemungkinan besar penggunaan harian (seperti kafein) untuk tetap terjaga, dan menghasilkan kinerja sekolah yang buruk;
• Kurangnya tidur berhungan dengan keterlambatan sekolah, ketidakmampuan untuk berkonsentrasi, mempunyai kecenderungan untuk tertidur selama di kelas, dan penurunan motivasi sekolah.(5)
Selain itu, peneliti melaporkan bahwa masalah tidur pada anak-anak beralih/ memberi pengaruh kepada orang tua yang mereka sendiri sudah mempunyai gangguan karena kebutuhan tidur yang tidak terpenuhi dan masalah anak-anak mereka. Dengan begitu banyak yang dipertaruhkan, orang tua akan lebih berhati-hati pada kebiasaan tidur dari seluruh keluarga, menilai keadaan tidur keluarga dan, jika diperlukan, mengembangkan dan mengatur rencana tidur yang sehat.

Dengan semua gangguan itu, segala tuntutan dan ketegangan dalam kehidupan anak muda, dengan gelombang "suara elektronik" dari Face Book, Twitter, internet, ponsel, video game, komputer untuk belajar dan hiburan serta televisi telah membombardir anak-anak kita, era instan komunikasi menyebabkan beberapa orang muda “takut” untuk tidur karena mereka takut ada sesuatu yang terlewatkan. Ditambahkan lagi gangguan dari produk elektronik menurunkan aktivitas fisik yang sering kali menjadi produk sampingan atau lebih dikenal dengan "e-aktif", seperti diet gula dan kafein, serta semua tekanan sosial yang menyertai perkembangan tahun, hal ini sangat dilihat Mengapa tidur yang sehat yang memadai memang masih sulit bagi orang-orang muda untuk dicapai..

Konsekuensi dari masalah tidur adalah sangat luas dan seringkali terasa berat, dan dapat mempengaruhi perilaku dan kinerja di sekolah. 

Peneliti terkemuka telah mengidentifikasi serangkaian konsekuensi negatif termasuk yang berikut:

  • "Poor Sleepers" bermakna gagal memenuhi persyaratan di tingkat kelas mereka;
  • Kelelahan yang disebabkan oleh tidur yang buruk atau kurangnya waktu tidur merupakan faktor kuat kegagalan sekolah;
  • Siswa-siswa dengan nilai yang lebih baik dilaporkan memiliki jam tidur lebih pada hari sekolah dibandingkan dengan siswa dengan nilai yang lebih rendah; kebiasaan tidur yg lebih buruk membuat sebagian besar siswa bernilai C atau lebih buruk dari para siswa dengan nilai A dan B;
  • Tidur, kebiasaan makan, mood, stres, manajemen waktu, dan dukungan sosial, dicatat sebagai  varians terbesar di titik rata-rata kelas di kalangan mahasiswa;
  • Murid SMU dengan waktu mulai belajar lebih awal (7:40 dibandingkan dengan 08:30) dilaporkan memiliki jam tidur malam yang lebih pendek selama sekolah dan mempunyai masalah tidur lebih banyak, lebih sering merasa kelelahan di siang hari dan mengantuk, lebih sulit berkonsentrasi dan kemungkinan besar penggunaan harian (seperti kafein) untuk tetap terjaga, dan menghasilkan kinerja sekolah yang buruk;
  • Kurangnya tidur berhungan dengan keterlambatan sekolah, ketidakmampuan untuk berkonsentrasi, mempunyai kecenderungan untuk tertidur selama di kelas, dan penurunan motivasi sekolah.(5)

Selain itu, peneliti melaporkan bahwa masalah tidur pada anak-anak beralih/ memberi pengaruh kepada orang tua yang mereka sendiri sudah mempunyai gangguan karena kebutuhan tidur yang tidak terpenuhi dan masalah anak-anak mereka. Dengan begitu banyak yang dipertaruhkan, orang tua akan lebih berhati-hati pada kebiasaan tidur dari seluruh keluarga, menilai keadaan tidur keluarga dan, jika diperlukan, mengembangkan dan mengatur rencana tidur yang sehat.

Setiap rencana tidur dimulai dengan kebiasaan tidur di lingkungan masing-masing anggota keluarga. Kasur/matras adalah tempat pertama untuk memulai. Pastikan bahwa setiap kasur di rumah mempunyai support dan ukuran yang sesuai dengan kebutuhan dari orang yang menggunakannya. Hal ini mudah untuk dilihat pada anak-anak muda karena mereka mudah beradaptasi dan memiliki kebutuhan lebih sedikit daripada orang dewasa dalam hal ini. Tapi mengingat jumlah waktu/ jam tidur anak-anak - pada usia dua, kebanyakan anak-anak menghabiskan waktu tidur lebih banyak daripada aktivitas mereka (6)- sehingga Anda dapat melihat betapa pentingnya sebuah matras. Tingkat dukungan (support) pada matras  yang tepat menjadi sangat penting, tingkat kenyamanan matras yang tidak terlalu keras mungkin yang paling banyak diminati dan terbaik. Ukuran matras juga sangat penting karena kita cenderung akan bergerak antara 35 dan 60 kali setiap malam sehingga ruang yang memadai untuk nyaman bergerak menjadi sangat penting. Seorang anak yang sedang tumbuh berada di matras yang terlalu kecil sudah pasti akan mengalami kesulitan tidur.

Hal ini sering dijadikan alasan untuk memberikan matras yang sebelumnya digunakan oleh orang dewasa di dalam rumah tangga kepada anak-anak. Ada banyak alasan mengapa ini adalah ide yang buruk, dimulai dengan permukaan matras yang digunakan telah mengalami penurunan, dan masuk ke akumulasi tungau, debu dan mikroorganisme berbahaya lainnya. Secara sederhana, tempat tidur tua jarang memberikan support dan tingkat kenyamanan yang baik bagi pertumbuhan anak-anak yang dibutuhkan. Matras yang baru dengan kualitas yang baik serta divan set yang akan memberikan supporting terbaik adalah sebuah investasi bagi pertumbuhan dan kesehatan anak-anak.

Warna kamar tidur dan suhu yang tepat juga menjadi faktor lingkungan yang penting. Ahli tidur mengatakan bahwa warna-warna cerah mungkin menunda relaksasi dan kegiatan tidur.  Warna-warna netral yang teduh seperti warna pastel muda,  terutama warna-warna yang meredam seperti taupes, abu-abu, beiges, dan putih, akan lebih membantu Anda bersantai dan masuk ke dalam tidur yang sehat. Demikian juga, suhu ruangan adalah komponen penting dalam tidur yang sehat. Terlalu panas, sulit untuk tidur dan tetap tertidur. Terlalu dingin, hal yang sama akan terjadi. Karena suhu optimal tidur setiap orang mungkin akan sedikit berbeda, Anda perlu bereksperimen untuk mendapatkan suhu yang tepat bagi setiap anggota keluarga. Selain itu, penutup tempat tidur yang berongga atau mempunyai pori-pori yang baik untuk sirkulasi udara akan membantu tubuh menyesuaikan dengan perubahan suhu yang menyertai siklus tidur setiap orang tanpa gangguan apapun.

Kasur dan kondisi lingkungan lainnya adalah bagian yang mudah.  Perubahan perilaku yang anak-anak harus perhatikan/lakukan yang mungkin paling sulit. Dimulai dengan diet, konsumsi gula tinggi, makanan-minuman yang mengandung kafein dan zat penghambat tidur lainnya yang perlu diatur dengan cermat baik dari segi kuantitas ketika dikonsumsi. Seorang pakar membuat pengamatan "bagaimana Anda tidur adalah apa yang Anda makan" mengacu pada makanan, hal ini  memainkan peranan penting dalam memfasilitasi atau menghambat tidur yang sehat. Konsultasikan sumber nutrisi setiap makanan dan minuman di Internet atau kepada dokter nutrisi anda. Pastikan anak Anda makan dengan benar dan tidak akan bangun kelaparan di malam hari.

Selanjutnya, kebisingan dan tingkat kegelapan perlu ditangani. Untuk kegiatan tidur sehari-hari, tidur yang sehat pada jadwal yang sudah ditentukan, stimulasi perasaan untuk tidur tenang sangat dibutuhkan, yang berarti bahwa televisi, komputer dan ponsel tidak hanya perlu dimatikan tetapi jika perlu harus dipindahkan dari ruangan tidur karena dianggap sebagai sumber godaan dan untuk menghindari keinginan untuk menyalakan kembali ketika orang tua menutup pintu kamar anak-anak untuk mengecek . Mengatur jadwal terbukti sangat penting, dan Anda perlu mempersiapkan jawaban-jawaban untuk membela keputusan Anda tentang tidur sehat terhadap semua keluhan pada anak-anak, sebuah kejadian yang umum dan tak terelakkan ketika anak-anak semakin besar. Anak-anak usia sekolah membutuhkan waktu tidur antara 9 sampai 12 jam , tetapi resistensi terhadap aturan orang tua tentang masalah tidur dan tuntutan sosial hampir menjamin bahwa anak-anak akan tidak mematuhi peraturan yang ada. Bersiaplah untuk menghadapi perlawanan tersebut. Juga jangan lupa kalau kegiatan Tidur anak harus dimulai di tempat tidur anak bukan di sofa atau lainnya. Orang tua, terutama orang tua yang sibuk bekerja dengan lebih dari satu anak yang harus dirawat dapat dengan mudah membiarkan anak-anak tertidur di kursi, di sofa atau di lantai. Sebuah Rutinitas aktivitas yang tenang di mana orang tua juga terlibat secara teratur dapat membantu anak-anak untuk mempunyai kebiasaan yang baik. 

Orangtua perlu waspada dan mengerti akan rasa takut anak-anak pada waktu tidur dan ini akan menjadi kebutuhan emosional anak-anak, tetapi ini tidak boleh menghalangi apa yang perlu dilakukan untuk mendapatkan pola tidur yang sehat bagi mereka. Jika Anda harus berbicara dengan anak Anda mengenai masalah tidur yang serius, lakukanlah dengan mereka dan jangan takut untuk membawa pasangan Anda atau anggota keluarga lain atau ahli kesehatan Anda jika diperlukan. Seperti biasa, jika rasa sakit fisik atau beberapa kelainan lain (sleep apnea, restless-legs syndrome, teror malam, mimpi buruk, atau tidur sambil berjalan) hadir dalam tidur malam mereka, segera kunjungi dokter. Menemani seorang anak sampai mereka tertidur mungkin akan membuat anda tidak nyaman tidur di ranjang anak anda, tetapi jika Anda tidak hadir karena alasan tertentu akan menunda tidur mereka jika. Yakinkan kepada anak Anda bahwa Anda berada hanya di sebelah ruangan, dan Anda harus selalu memastikan bahwa mereka aman dan baik, dan sudah waktunya untuk tidur.

Orang tua harus komit dengan waktu dan perhatian terhadap mereka karena hal ini pasti akan diperlukan untuk menjawab secara efektif segala tantangan dan kebutuhan tidur anak-anak atau untuk segala usia. Namun demikian, ini adalah salah satu investasi terbaik yang dapat Anda buat dalam membangun kesehatan yang baik bagi anak Anda di masa depan. Mencegah permasalahan yang terjadi di sekolah dan di tempat lain yang terkait dengan tidur sehat jauh lebih mudah dan jauh lebih bertanggung jawab daripada mencoba memecahkan masalah ketika permasalahan itu muncul. Setiap mengukur kinerja dan perilaku harus menunjukkan bahwa tidur yang sehat adalah penting untuk perkembangan emosi dan intelektual serta pertumbuhan fisik yang kita semua inginkan untuk anak-anak kita dan, itu juga dicapai untuk semua keluarga.


  1.  1    Ronald E. Dahl, "The impact of inadequate sleep on children's daytime cognitive function, "Seminars in Pediatric Neurology, Pages 44-50, March 1996.
  2.  2    Breus, Michael J, PhD, MD, "Back to School, Back to Sleep: Fixing your children's sleep problems may improve their grades and their behavior,"   www.WebMD.com.
  3.   3    Quach, Jon, BSc, Hiscock, Harriet, MD, Canterford, Louise, GDipSci(Stats), Wake, Melissa, MD 'Outcomes of Child Sleep Problems Over the School-Transition Period: Australian Population Longitudinal Study," PEDIATRICS Vol. 123 No. 5 May 2009, pp. 1287-1292 (doi:10.1542/peds.2008-1860.
  4.  4    Dawson, Peg, EdD, NCSP, "Sleep and Sleep Disorders in Children and Adolescents: Information for Parents andEducators", National Association of School Psychologists, Bethesda, MD, USA, 2004.
  5.  5    Wolfson, Amy R. and Carskadon, Mary A, "Understanding adolescents sleep patterns and school performance: acritical appraisal," Sleep Medicine Review, 2003; 7 (6):491-50.
  6.  6    "Children and Sleep," National Sleep Foundation, http://www.sleepfoundation.org

 


komprehensif terhadap riset tentang tidur dengan tujuan membuat penemuan-penemuan tersebut tersedia bagi para praktisi chiropractic di seluruh dunia. Kami juga percaya bahwa peninjauan terhadap kondisi riset tidur yang sedang kami lakukan ini akan menunjukkan area-area yang memerlukan studi tambahan, dan dengan kerja sama dari institusi edukasi afiliasi kami serta dengan dukungan dari rekan produk perlengkapan tidur kami King Koil Indonesia, kami berharap bisa membantu mengisi celah-celah dalam ilmu pengetahuan tentang tidur.

Untuk mendapatkan informasi lebih lanjut, hubungi International Chiropractors Association di chiro@chiropractic.org, telepon 01-703-528-5000 atau hubungi King Koil Indonesia.


 


If you want to get regular newsletter from us, regarding tips, articles and our product, please subscribe now.


 

Find store near you